HARAPAN UMAR

Oleh: Ustadz Heri Hariadi, LC

Suatu hari Amirul mukminin, Umar radhiyallahu anhu, berkata kepada para sahabatnya : “buatlah harapan…..”, salah satu sahabatnya menjawab : “saya berharap bahwa rumah ini dipenuhi dengan emas maka aku akan gunakan semuanya di jalan Allah.”

Umar lalu berkata : “buatlah harapan (yang lain)”.

Seakan-akan umar ingin mendengar harapan terbaik dari para sahabatnya tersebut. Maka salah satu dari mereka pun menjawab : “aku berharap rumah ini dipenuhi intan permata maka aku akan gunakan semua itu di jalan Allah SWT”.

Umar berkata lagi : “buatlah harapan (yang lain yang lebih baik)”. Jelas saja hal tersebut membuat orang-orang yang hadir menjadi bingung, diantara mereka ada berkata : “kami tidak tahu apa yang harus kami harapkan lagi”. Karena mungkin bagi mereka harapan yang mereka buat adalah harapan besar yang diridhoi Allah dan bermanfaat untuk umat.

Namun Umar justru menjawab : “tetapi aku memiliki harapan, hadir generasi-generasi seperti abu ubaidah ibnul jarrah, muadz bin jabal dan salim maula (bekas budak) abu huzaifah, maka aku akan meminta bantuan mereka untuk menegakkan kalimat Allah”

*
Begitulah Umar mengajari kita tentang pentingnya sumber daya manusia dalam membangun peradaban Islam. Kerja membangun peradaban memang membutuhkan banyak modal, termasuk harta, tenaga, bahkan mungkin senjata.

Namun apalah gunanya harta bila berada di tangan orang kikir yang hanya memperkaya diri sendiri , dan apalah guna senjata canggih bila berada ditangan orang dzalim?

Apalah guna tenaga kuat dari anak muda cemerlang berorientasi duniawi, pastilah tenaganya dijual hanya untuk kepentingan dirinya pribadi.

Kita patut berterima kasih kepada umar yang telah menginspirasi dan mengingatkan kita bahwa kualitas generasi dakwah tidak boleh dinafikan, bahkan ia harus menjadi fokus utama dalam gerak laju kereta dakwah ini, disamping peningkatan kuantitas yang harusnya menjadi penguat kualitas diri.

Jadi, jangan pernah lelah memperbaiki diri, jangan lelah mengevaluasi, jangan lelah menjadi bagian dalam melahirkan generasi robbani.

(Ditulis oleh Ustadz Heri Hariadi, LC ketua DSW PKS Bali)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *